Kisah Teladan Sufikisah Jalaludin Rumi » Kisah Teladan Sufi| Sunan kalijaga | sunan muria | sunan kudus | sunan drajat | Sunan ampel | Imam Hambali | Imam Syafi'i | Imam Hanafi | Syaikh Abdul Qadir Al-jaelani | Imam Al-Ghazali | Rabi'ah Al-adawiyah | Ibnu Sina | Jalaludin Rumi | Al-Hallaj | Ibnu Sina | <data:blog.pagename/> | <data:blog.title/> kisah teladan sufi

Syaikh Jalaludin Rumi

Posted under Tokoh tasawuf islam by wahyudi on Saturday 12 March 2011 at 4:41 pm

Jalaludin Rumi

Ulama dan mistikus termasyhur, yang diusir dari kota Balkh tatkala ia berumur 12 tahun. Pengusiran itu buntut Jalaluddin dilahirkan 30 September 1207 di Balkh, kini wilayah Afganistan. Ia Putra Bahauddin Walad, perbedaan pendapat antara Sultan dan Walad. Keluarga ini kemudian tinggal di Aleppo (Damaskus), dan di situ kebeliaan Jalaluddin diisi oleh guru-guru bahasa Arab yang tersohor.

Tak lama di Damakus, keluarga ini pindah ke Laranda, kota di Anatolia Tengah, atas permintaan Sultan Seljuk Alauddin Kaykobad. Jalaludin Rumi adalah seorang teolog yang kemudian karena suatu peristiwa spiritual yang kemudian mengubahnya menjadi seorang penyair mistis.

Karya Jalaludin Rumi

Kumpulan puisi Rumi yang terkenal bernama al-Matsnawi al-Maknawi konon adalah sebuah revolusi terhadap Ilmu Kalam yang kehilangan semangat dan kekuatannya. Isinya juga mengeritik langkah dan arahan filsafat yang cenderung melampaui batas, mengebiri perasaan dan mengkultuskan rasio.

Diakui, bahwa puisi jalaludin rumi memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan para sufi penyair lainnya. Melalui puisi-puisinya Rumi menyampaikan bahwa pemahaman atas dunia hanya mungkin didapat lewat cinta, bukan semata-mata lewat kerja fisik. Dalam puisinya Rumi juga menyampaikan bahwa Tuhan, sebagai satu-satunya tujuan, tidak ada yang menyamai.

Ciri khas lain yang membedakan puisi jalaludin rumi  dengan karya sufi penyair lain adalah seringnya ia memulai puisinya dengan menggunakan kisah-kisah. Tapi hal ini bukan dimaksud ia ingin menulis puisi naratif. Kisah-kisah ini digunakan sebagai alat pernyataan pikiran dan ide.

Banyak dijumpai berbagai kisah dalam satu puisi jalaludin rumi yang tampaknya berlainan namun nyatanya memiliki kesejajaran makna simbolik. Beberapa tokoh sejarah yang ia tampilkan bukan dalam maksud kesejarahan, namun ia menampilkannya sebagai imaji-imaji simbolik. Tokoh-tokoh semisal Yusuf, Musa, Yakub, Isa dan lain-lain ia tampilkan sebagai lambang dari keindahan jiwa yang mencapai ma’rifat. Dan memang tokoh-tokoh tersebut terkenal sebagai pribadi yang diliputi oleh cinta Ilahi.

Karya Jalaludin yang masih bisa kita nikmati hingga saat ini adalah tarian Sema yang merupakan salah satu kebudayaan khas negara Turkey, tarian ini adalah perwujudan kerinduan Mauana Jalaludin Rumi kepada Allah SWT.

karyanya yang paling terkenal adalah :

jangan tanya apa agamaku. aku bukan yahudi. bukan zoroaster. bukan pula islam. karena aku tahu, begitu suatu nama kusebut, kau akan memberikan arti yang lain daripada makna yang hidup di hatiku.
rabiah al adawiyah | al ghazali | abdul qadir al jaelani | jalaludin rumi | Habib Al-ajami | Imam Al-Ghazali | ibnu Sina | Hikmah tahajud | cerita teladan islami | tasawuf islam | kisah para sufi | Maulana malik ibrahim | Maulana ishaq | sunan ampel | sunan giri | sunan mbonang | sunan kudus | sunan muria | sunan kalijaga |